Mau dibawa kemana subdit fotografi Kemenparekraf?

FGD-Fotografi-Ekraf

Kemarin siang, saya mendapatkan undangan untuk menghadiri diskusi fotografi bersama beberapa rekan dan tokoh fotografi Indonesia terutama yang hadir di Jakarta. Undangan datang dari Direktur Pengembangan Seni Rupa Ibu Watie Moerany. Bu watie membawahi secara langsung subdit fotografi yang didapuk oleh Pak Eddy Susilo. Bersama Pak Bambang Wijanarko mereka dikenal sebagai dynamic duo yang kompak dan sulit dipisahkan.

Undangan dengan judul diskusi antar stakeholder ini dihadiri antara lain Bang Arbain, Bang Firman Ichsan, Jerry Aurum, Ray Bachtiar, Imam Hartoyo, Bu Agatha, Mba Rai, lalu ada juga pak Pongki perwakilan dari Trisakti, Om Rakoes dari CFVD, Om Don Hasman, Om Andrew Linggar, dll. Salah satu agenda diskusi yang dipaparkan adalah laporan kegiatan yang bisa disebut sebagai portfolio dari subdit fotografi selama 3 tahun belakang ini.

Pak Eddy memaparkan secara jelas kegiatan yang dilakukan selama ini dengan peningkatan yang baik dan juga melibatkan komunitas fotografi Indonesia dalam segala aktivitasnya. Kegiatan tahunan seperti LFI Piala Presiden, International Photo Week, sampai Anugerah Fotografi Indonesia dan yang paling fenomenal yaitu Kongres Fotografi Indonesia yang melahirkan Masyarakat Fotografi Indonesia.

Tak lama bu Watie yang datang terlambat karena ada acara rapat di kantor pusat melengkapi presentasi yang dibawakan pak Eddy. Akhirnya terucap kata perpisahan, semua peserta diskusi terhenyak. Acara diskusi menjadi mengharukan.

Kita semua tahu, ketiga tokoh ini selama 3 tahun belakangan menjadi tokoh penting semua kegiatan fotografi di Indonesia. Situasi perubahan struktural yang terjadi satu bulan ini dengan dihapusnya Kemenparekraf menjadi Kementrian Pariwisata dan penggantinya yaitu Badan Ekonomi Kreatif menjadi salah satu penyebabnya.

Dalam struktur terbaru, Presiden Jokowi menetapkan Pak Triawan Munaf sebagai ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Namun dalam proses penyusunannya, hingga saat ini Bekraf belum berdiskusi dengan tim Subdit Fotografi yang berada dibawah Bu Watie.

Ini menjadi pertanyaan besar, terkait dengan SDM dan juga program kegiatan rutin dan tahunan yang selama ini sudah terlanjur melekat di komunitas fotografi Indonesia. Semoga pak Triawan bisa melanjutkan program yang telah dibuat dengan atau tanpa tim sebelumnya, demikian pesan yang disampaikan oleh bu Watie.

Apakah program yang sudah ada ini akan diadopsi oleh tim Bekraf? Masih menjadi pertanyaan yang besar. MFI dituntuk untuk bisa menjadi jembatan dan menyampaikan informasi ini agar hal positif yang sudah dibangun selama ini tidak hilang begitu saja. Saya masih percaya Tim Bekraf akan melakukan konsolidasi secara internal dan membawa tim ini bergabung dan menjadi solid.

eddy-susilo-parekraf

Dan pagi ini Pak Eddy membuat status di FB yang membuat hati saya sedih. Sebuah perpisahan yang semoga tidak benar-benar nyata dan bersifat sementara. Terima kasih banyak pak eddy, bu watie, dan pak bambang. Semoga kebaikan kalian selama ini untuk saya pribadi, dan dunia fotografi Indonesia mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah.

Amin Ya Allah.

Salam
@purwoshop

NB: Foto atas (Bambang Wijanarko/Zona)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *