Selamat datang bulan suci ramadhan 2015

Sholat-Tarawih-2015

Selamat datang bulan suci ramadhan 2015

Ada yang berbeda ketika saya bersama keluarga menjalani hari pertama bulan suci ramadhan 2015. Saya berkunjung ke rumah orang tua satu hari sebelum pelaksanaan puasa. Yang mungkin berbeda adalah ini adalah ramadhan kedua saya dengan suasana bebas kerja tetap.

Ya, tidak terasa sudah lewat satu tahun saya lepas dari Gramedia Majalah. Senang rasanya bisa kembali bertemu dengan bulan seribu bulan. Bulan yang sangat dinantikan bagi semua umat muslim di seluruh dunia. Tahun ini saya merasakan ketenangan, tidak memikirkan bagaimana lelahnya menjadi karyawan tetap dengan tenggat deadline yang menyebalkan dan melelahkan.

Semua ini harus dirayakan dan disyukuri dengan penuh nikmat. Tidak banyak pribadi yang memiliki keleluasaan waktu seperti saya, bisa bersama keluarga kapan saja dan bisa menikmati kebahagiaan kerja yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Mudah-mudahan saya tidak larut dalam kenikmatan dan bisa menjalani pekerjaan baru ini dengan target menggapai dan merealisasikan mimpi yang mungkin belum saya raih.

Eiger-Balaraja

Eiger dan Uyut Balaraja

Munggahan-Puasa-2015

Nonton bareng acara munggahan 2015

Sebelum berangkat ke Bogor, keluarga kami sempat mengadakan acara munggahan dan juga sebelumnya sempat berkunjung ke Balaraja untuk menjenguk nenek dan saudara yang sakit di sana. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk silaturahmi agar bisa terus saling menjaga hubungan keluarga yang mungkin sudah sangat jarang di era modern ini.

Eiger dan Shalat 5 waktu.

Untuk tahun ini, tepatnya kira-kira sebulan belakangan ini Eiger sangat rajin sekali untuk sholat 5 waktu. Ini tak lepas dari peran bundanya yang mengajarkan untuk taat dan disiplin ketika sholat. Kakek dan nenek di rumah priok juga sangat mensuport sekali.

Saya dan istri memberikan edukasi kepada eiger tentang makna puasa dan juga bulan ramadhan. Sungguh penuh perjuangan untuk bisa menjelaskan kepadanya secara baik dan benar. Untuk hari pertama dia mampu puasa setengah hari, namun hari kedua sudah bolong-bolong. Membangunkan ketika sahur juga seru sekali.

Sahur eiger terkadang hanya makan dua suap namun ketika waktu subuh bisa punya tenaga untuk sholat dan pastinya memaksa saya dan bundanya untuk sholat dan ambil wudhu dengan segera. Yang unik, hari pertama sholat tarawih saya bersama dengan eiger tidak kebagian tempat sholat, saya berdua dengan eiger dapat sholat di pinggir kanan jalan raya bersama Jemaah lain dan tepat ketika isya eiger nangis minta pulang. Akhirnya batal pengalaman shalat tarawih bersama di masjid.

Eiger-Sholat-Tarawih

Semoga dengan ramadhan kali ini kami sekeluarga dan juga orang tua kami diberikan kesehatan, dijauhkan dari segala masalah, dilindungi dari segala kejahatan dan juga diberikan rezeki yang banyak serta umur yang panjang agar bisa menjadi pribadi dan keluarga yang diridhai oleh Allah SWT. Amin.

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *